English Version | Bahasa Indonesia
  • Kedudukan Hukum Tanah Adat di Daerah Yogyakarta dalam Sistem Hukum Nasional

    04 Januari 2011 13:48

    Pembangunan Negara kesatuan Republik Indonesia, khususnya pembentukan Hukum Nasional tentang Tanah, didasarkan atas Hukum Adat TAP. MPR. No.2 tahun 1960 pasal 4 ayat 3 merupakan basis pembangunan semesta. Negara Republik Indonesia merupakan negara agraris, tidak mengherankan apabila pembangunan di bidang agraria menduduki tempat yang penting dan urgent. Urgensi ini disebabkan karena pada jaman penjajahan, hukum agraria Indonesia bersifat ... »

  • Sultan Hamengku Buwono II: Pembela Tradisi dan Kekuasaan Jawa

    04 Januari 2011 10:46

    Sultan Hamengku Buwono (HB) II adalah raja di Kesultanan Yogyakarta yang memerintah antara tahun 1792 dan 1828. Ada dua fenomena menarik dari pribadi Sultan pada saat berkuasa. Pertama adalah masa pemerintahannya yang ditandai dengan pergolakan politik yang belum pernah terjadi di Jawa pada periode sebelumnya. Pada periode tersebut, Jawa menjadi bagian dari perubahan besar yang berlangsung sebagai konsekuensi konstelasi politik di Eropa. Hal ini ... »

  • Angger Pradata Akir: Peraturan Hukum di Kerajaan Jawa Sesudah Mataram

    04 Januari 2011 10:35

    Kurangnya kajian oleh sarjana hukum tentang sistem hukum di Indonesia masa lalu, di Jawa khususnya Angger-angger dan sejenisnya, mendorong penulis untuk mengetahui bagaimana gambaran sistem hukum di Jawa pada masa itu. Ilmu hukum ?modern? secara teoretis mengenal hukum dari segi isi, sifat, bentuk, dan pembidangan. Agar dapat berfungsi dengan baik, maka dari segi isinya, hukum dapat berisi perintah, larangan atau, kebolehan sebutan lain dari ... »

  • Perkembangan Islam di Kerajaan-kerajaan Melayu di Sumatera Timur

    03 Januari 2011 15:04

    Pengislaman Asahan/Panai/Bilah/Kota Pinang dimulai ketika seorang puteri Panai bernama Siti Onggu diambil oleh Sultan Al Qahhar dari Aceh ketika Sultan itu baru berhasil menaklukkan benteng ?Puteri Hijau? di Haru (Deli Tua). Penaklukkan itu, menurut Mendes Pinto1, terjadi pada tahun 1539 M. Kemudian diceritakan bahwa Siti Onggu hamil tua dan dibawa kembali oleh abang-abangnya. Siti Onggu kemudian melahirkan seorang anak laki-laki dan dijadikan ... »

  • Adat Kontrak Sosial Antara Raja Dan Rakyat Kesultanan Serdang

    03 Januari 2011 06:32

    Di pesisir timur Sumatera menghadap Selat Melaka telah ada di samping Pasai (Samudera), juga Kerajaan Temiang, Haru, dan Panai yang beragama Hindu/Budha takluk ke Malayu (Jambi) dan Sriwijaya (Palembang). Terkenal kontrak sosial antara raja dan rakyat di Bukit Siguntang antara Sang Sapurba dengan Demang Lebar Daun jadi Mangkubumi bahwa anak cucunya tidak akan berkhianat pada Sang Sapurba dan turunannya selagi Sang Sapurba atau turunannya tidak ... »

  • Landasan Keilmuan Kearifan Lokal

    09 Desember 2010 10:03

    Menurut UU Nomor 4 Tahun 1982 yang disebut lingkungan adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup yang termasuk di dalamnya manusia dan perilakunya yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya. Mencermati Undang-undang di atas, mengisyaratkan bahwa posisi manusia menjadi sangat penting dan strategis. Manusia menjadi kunci perubahan dalam lingkungannya karena ... »

  • Arkeologi dan Pengenalan Prasejarah Perahu Nusantara

    09 Desember 2010 10:03

    Pada awalnya pengertian obyek arkeologi berkenaan dengan peninggalan kebudayaan masa silam yang tidak berupa keterangan-keterangan tertulis. Zaman dimaksud dibedakan dari zaman sejarah karena ketiadaan keterangan tertulis, dan di bagian ini orang kerap mengartikan bahwa arkeologi membatasi diri pada yang disebut zaman prasejarah. Walaupun demikian, dari zaman sejarah kuno, zaman ketika telah dikenal adanya keterangan tertulis, juga banyak ... »

  • Ragam dan Unsur Spiritualitas pada Ilustrasi Naskah Nusantara

    09 Desember 2010 10:01

    Budaya Indonesia tidak lepas dari dinamika dan perkembangan yang disebabkan oleh arus budaya modern. Dekade terakhir abad ini berada dalam dua konteks yang mewarnai dan membentuk sosok budaya masa kini yaitu proses modernisasi dan globalisasi. Ide-ide, pola prilaku dan kepranataan saling bersilangan dan berbenturan serta bersintesis yang menghasilkan unsur ?budaya baru?. Perkembangan kesenian Indonesia juga mengalami dinamika, dalam berbagai ... »

 < 1 2