English Version | Bahasa Indonesia

Arsip Pakualaman Akan Dipamerkan di Simposium Internasional Pernaskahan Nusantara

28 Juni 2012 14:55


Naskah Serat Piwulang, salah satu buah karya KGPA Surya Sasraningrat atau Paku Alam III

Yogyakarta, KerajaanNusantara.Com - Beragam arsip dan naskah dari Kadipaten Pakualaman akan dipamerkan dalam rangkaian Simposium Internasional Pernaskahan Nusantara, September 2012 mendatang. Selain naskah dari Kadipaten Pakualaman, turut dipamerkan pula naskah dari Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. Kedua naskah tersebut akan dipamerkan dalam bentuk compaq disc (CD).

Simposium Internasional Pernaskahan Nusantara yang tahun ini memasuki penyelenggaraan ke XIV akan diikuti oleh 10 negara Asean, beberapa negara di Eropa, serta Australia. Oleh karena itu, dalam pameran naskah kuno nantinya tak hanya naskah dari Kadipaten Pakualaman dan Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat saja yang dipamerkan, melainkan juga naskah-naskah kuno dari berbagai negara di dunia.

Menurut rencana, Simposium Internasional Pernaskahan Nusantara XIV akan dihelat di Yogyakarta pada 11-13 September 2012. Kegiatan temu ilmiah ini akan dipusatkan di Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjasoemantri (PKKH) Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Pembukaan acara akan diadakan pada 11 September 2012. Usai pembukaan, pada malam hari akan diadakan ramah-tamah antarpeserta simposium di Puro Pakualaman. Dalam ramah-tamah ini akan ditampilkan beragam tarian tradisional, baik yang mengambil cerita dari Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat maupun Kadipaten Pakualaman.

Simposium tahun ini mengambil tema “Peran Istana dalam Tradisi Pernaskahan Nusantara”. Dalam konteks ini, simposium berupaya untuk menjembatani kondisi kekinian di mana istana atau keraton masih memiliki keterkaitan yang erat dengan dunia pernaskahan. Istana merupakan palang pintu pelestarian naskah-naskah nusantara yang diwariskan secara turun temurun sebagai benda pusaka sekaligus cagar budaya. Singkat kata, naskah merupakan perwakilan peradaban dari masa ke masa yang tercetak di permukaan kertas.

Simposium Internasional Pernaskahan Nusantara XIV adalah sebuah temu ilmiah yang memuat 3 tujuan. Pertama, menghimpun dan memfasilitasi para pengkaji manuskrip Nusantara agar mensosialisasikan berbagai kajian atau penelitian naskah Nusantara yang telah dilakukannya. Kedua, memetakan serta menghimpun informasi mutakhir dan menyeluruh tentang berbagai aktivitas, baik di Indonesia maupun di mancanegara, yang berkaitan dengan naskah-naskah Nusantara. Ketiga, Mendorong berbagai kajian atas naskah-naskah Nusantara yang dapat memberikan kontribusi terhadap wacana dan pengetahuan terutama yang menyangkut peran istana dalam tradisi pernaskahan Indonesia.

Perhelatan Simposium Internasional Pernaskahan Nusantara XIV terselenggara atas kerjasama Masyarakat Pernaskahan Nusantara (Manassa) dengan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada. Oleh karena itu, selain menggelar simposium, dalam rangkaian acara ini nantinya juga akan diadakan Musyawarah Nasional Manassa. (Tunggul Tauladan/knc/4/6-2012)

Sumber foto: http://mmzrarebooks.blogspot.com


Dibaca : 1208 kali
« Beranda kerajaan

Share

Form Komentar