English Version | Bahasa Indonesia

Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno Ditemukan

01 Oktober 2011 09:54



Salah satu peninggalan Kerajaan Mataram Kuno

Pada tahun 2006, seorang warga Dusun Palgading, Desa Sinduharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman,  Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menemukan sebuah arca  Awalokiteshwara. Dalam upacara penyembahan pada agama Budha, arca ini adalah simbol Boddhisatwa.

Mendapatkan laporan dari warga, Balai Pelestarian dan Peninggalan Purbakala (BP3) DIY kemudian membentuk tim dan melakukan ekskavasi. Namun, ekskavasi yang dilakukan sejak tahun 2006 tersebut sempat terhenti pada tahun 2010 dan kemudian dilanjutkan kembali pada Juli 2011 ini.

Sepanjang ekskavasi sejak tahun 2006, tim telah menemukan empat buah candi, tiga di antaranya telah ditemukan secara utuh, sedangkan sebuah candi masih dalam proses. Tim juga menyimpulkan bahwa candi-candi yang ditemukan merupakan peninggalan abad ke X atau pada masa Kerajaan Mataram Kuno.

Data lain yang berhasil dikumpulkan oleh tim ekskavasi adalah candi-candi tersebut termasuk ke dalam kelompok candi Budha. Kesimpulan tersebut berdasarkan pada temuan stupa yang merupakan ciri khas candi-candi Budha.  

Selain menyimpulkan usia dan karakteristik candi, tim juga telah melakukan pengukuran ketiga candi yang telah ditemukan secara utuh. Candi yang ditemukan pada sisi utara memiliki ukuran 8,85 x 8,85 meter, candi di sisi selatan berukuran 13,23 x 17 meter, sedangkan candi yang ditemukan pada bagian tengah berukuran 8,6x 6,35 meter.

Hingga kini ekskavasi masih dilakukan karena tim masih meyakini bahwa di sekitar wilayah tersebut masih banyak terdapat peninggalan arkeologis yang belum digali. Keyakinan ini muncul terkait penemuan beberapa benda arkeologis pada tahun 2011 ini, seperti fragmen gerabah yang bentuk sudah tidak utuh lagi.

Tunggul Tauladan/06/09-2011  

Sumber Foto: http://banjarmasin.tribunnews.com/


Share

Form Komentar

arini 02 April 2012 18:35

Datanya kok ngga lengkap.....?

Dyera 02 Februari 2012 19:10

Mana gambar peninggalannya ?


« Index