English Version | Bahasa Indonesia
  • Radya Pustaka: Ironi Sebuah Museum

    09 Mei 2011 09:01

    ?Mbah, hari yang termasuk sampar wangke itu hari apa?? ujar seorang anggota reserse Kepolisian Kota Besar Surakarta kepada KRH Darmodipuro (69), yang lebih akrab dengan panggilan Mbah Hadi. Istilah sampar wangke dan tali wangke ditujukan sebagai hari naas yang harus dihindari. Mbah Hadi, yang di-KTP-nya disebutkan lahir pada 24 Juli 1938 itu, lantas menyebutkan sejumlah hari yang termasuk sampar wangke. Percakapan tersebut terjadi sebelum Mbah ... »

  • Sri Susuhunan Pakubuwono V yang Eksentrik

    09 Mei 2011 08:57

    Serat Centhini atau Suluk Tambangraras tidak bisa dipisahkan dari sosok Sri Susuhunan Pakubuwana V, raja Kasunanan Surakarta Hadiningrat Surakarta Hadiningrat yang bertahta pada periode 1820-1823. Bukan hanya karena isi dari serat tersebut yang menunjukkan gaya penuturan kontemporer (pada zamannya), melainkan juga kandungan isi serta cakupannya. »

  • Keraton Surakarta Hadiningrat: Tata Ruang, Arsitektur dan Maknanya

    09 Mei 2011 08:51

    Selama tahun 1680-1745, Keraton Kartasura Hadiningrat menjadi pusat Kerajaan Mataram Islam di Jawa Tengah. Tapi karena keraton hancur, sejak tanggal 17 Februari 1745, Susuhunan Pakubuwono II dan keluarganya pindah ke keraton baru yang berlokasi di sebuah desa di tepi Sungai Bengawan bernama desa Solo. Keraton itu diberi nama Keraton Surakarta Hadiningrat, yang dibangun antara tahun 1743 ? 1746. Secara harafiah suro berarti ?gagah berani?, karto ... »

  • Dipanegara

    29 April 2011 13:39

    Pangeran Dipanegara datang berunding dengan Belanda pada suatu pagi di tahun 1830. Di Magelang itu ia ditangkap. Sebuah lukisan karya Pieneman tentang adegan sedih di hari itu agaknya menunjukkan bagaimana orang memandang sang pangeran pemberontak: Dipanegara keluar ruangan. Beberapa pengiringnya menyembah bersujud ke tanah. Sang pangeran nampak berdiri agak tengadah -- memandang ke langit jauh. Adakah ia seorang yang dianggap, atau menganggap ... »

  • Menyusur Jejak Kemegahan Kerajaan Melayu

    15 April 2011 13:43

    Nama Dharmasraya boleh jadi tidak sepopuler Kota Padang, pun tidak setenar Bukittinggi dengan Jam Gadangnya. Namun, di kabupaten yang terletak di Sumatera Barat itulah tersimpan situs sejarah ibu kota Kerajaan Melayu abad ke-13. »

  • Rujukan Aksara "lontarak"

    09 April 2011 14:32

    Muhammad Salim adalah bukti hidup bahwa penghargaan datang bukan karena gelar dan jabatan, tetapi karena karya berkelanjutan. Hampir sepanjang hidup ia menekuni "lontarak", naskah kuno beraksara Bugis-Makassar. Dia menghidupkan dan memaknainya kendati ini kerja sunyi tanpa banyak imbalan. »

  • Amalgamasi Bermula dari Kuala Mempawah

    07 Maret 2011 14:51

    Rabu, 2 Februari 2011, adalah saat puncak perhelatan Robo-robo yang merupakan acara untuk mengenang (napak tilas) perjalanan Opu Daeng Menambon dari Ketapang ke Kerajaan Mempawah. Acara Robo-robo didahului dengan Makan Saprahan di halaman Istana Amantubillah. Usai Makan Saprahan, Raja Mempawah bersiap-siap untuk melakukan acara Robo-robo. Rombongan Raja Mempawah berangkat ke Desa Benteng di mana di tempat ini telah disediakan Kapal Lancang ... »

  • Duta Raja dalam Toana

    28 Februari 2011 11:45

    Agenda kami pada hari Selasa, 1 Februari 2011, adalah mengikuti Upacara Toana yang dihelat usai pelaksanaan Seminar Budaya di Kantor DPRD Kabupaten Pontianak. Setelah melakukan seminar, rombongan Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu (BKPBM) segera bertolak menuju Istana Amantubillah. »

  • Kearifan Lokal dan Intelektual Berpadu di Mempawah

    22 Februari 2011 15:06

    Agenda pertama tim Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu (BKPBM) hari Selasa, tanggal 1 Februari 2011, adalah ziarah ke Makam Opu Daeng Menambon yang terletak di Sebukit Rama, Mempawah, Kabupaten Pontianak, Kalimantan Barat. Prosesi ziarah ini merupakan salah satu rangkaian dalam upacara Robo-robo. »

  • Harmonisasi Etnis di Kerajaan Mempawah

    19 Februari 2011 14:47

    Hari Minggu, 30 Januari 2011, saya dan Fajar Kliwon (fotografer) yang mewakili Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu (BKPBM) terbang dari Yogyakarta menuju Mempawah. Setelah menempuh waktu sekitar 2 jam, pesawat mendarat di Bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat. »

 < 1 2 3 4 >