English Version | Bahasa Indonesia

Aktivitas Sosial Raja/Sultan

Sultan HB X Hadiri Milad MelayuOnline 2009

Perayaan Milad ke-2 pangkalan data Melayu terbesar dan terlengkap sedunia, www.MelayuOnline.com dihadiri oleh sejumlah tokoh terkemuka, salah satunya adalah Raja Kesultan­an Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan Hamengku Buwono X. Dalam acara yang dilangsungkan di Taman Budaya Yogyakarta pada hari Selasa, 20 Januari 2009, itu Sultan memberikan apresiasi terhadap peran www.MelayuOnline.com dalam mewarnai dinamika keragaman budaya di Yogyakarta. Sultan HB X, yang juga bergelar Sri Amanah Dwi Wangsa dari Lembaga Adat Melayu Riau, menyatakan bahwa sudah selayaknya www.MelayuOnline.com berperan sebagai media pemersatu kebangsaan.

Raja Jogja Luncurkan Jogjatrip.com

Kehadiran www.jogjatrip.com yang diharapkan dapat menjadi rujukan utama untuk pariwisata dan budaya Yogyakarta disambut gembira oleh banyak kalangan. Dalam soft launching www.jogjatrip.com di Bangsal Kepatihan Yogyakarta, Selasa, 28 September 2010, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sekaligus Raja Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan Hamengku Buwono X, berharap semoga informasi yang disajikan oleh www.jogjatrip.com dapat semakin memperkenalkan kharisma Yogyakarta dengan segala kekayaan budayanya.

Sultan HB X Yogyakarta Resmikan Sekaten 2010

Raja Ngayogyakarta Hadiningrat yang juga Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, pada hari Jum’at, 15 Januari 2010, membuka Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS) 2010, bertempat di titik nol kilometer atau di depan Kantor Pos Besar Yogyakarta. Sultan menyatakan bahwa sejatinya perayaan Sekaten merupakan misi keberagaman budaya yang bersifat dinamis. Menurut Sultan, memadukan budaya akan lebih bijak daripada menolaknya secara semena-mena. Namun demikian, lanjut Sultan, masyarakat Indonesia tidak boleh bersikap inferior atau superior terhadap budayanya sendiri dan harus mau belajar dari budayanya sendiri dan budaya orang lain.

Gelar Adat Gorontalo untuk Sultan Yogyakarta

Lembaga Masyarakat Adat Gorontalo memberikan anugerah adat atau Pulanga kepada Raja Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan Hamengku Buwono X, yakni gelar kehormatan Ti Tulutani Lo Toyunuta atau Putra Bangsa/Raja yang Mengabdi secara Turun-temurun. Upacara penganugerahan dilangsungkan pada hari Sabtu, 25 Oktober 2008, di Gedung Bele Li Mbui, Kota Gorontalo, serta dihadiri oleh keluarga besar Keraton Yogyakarta dan puluhan tokoh adat dari seluruh Gorontalo. Dalam sambutannya, Sultan menghaturkan terima kasih dan menerima gelar adat Gorontalo dengan kerendahan hati, serta akan menjaga amanat adat yang telah dipercayakan kepadanya tersebut.

Sri Sultan Hamengku Buwono X Kunjungi GKI Papua

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang sekaligus Raja Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan Hamengku Buwono X, bertandang ke Kantor Sinode Gereja­ Kristen Injili (GKI) di Papua untuk berdialog dengan para pimpinan GKI dan pendeta­ di wilayah tersebut. Kedatangan Sultan dan rombongan ke Jayapura pada hari Sabtu, 13 September 2008, itu disambut hangat oleh Ketua Sinode GKI Papua, Pdt. Jemima Krey, S.Th, dan sejumlah pimpinan gereja Kristen setempat. Dalam sesi diskusi yang dilangsungkan pada acara tersebut, Sultan menjelaskan tentang kehidupan masyarakat di DIY yang pluralis, baik dari segi etnis maupun agama. Sultan berharap, pengalaman pluralis itu dapat memberi warna dalam membangun dialog dan transformasi budaya untuk saling memberi dan menerima demi terwujudnya masyarakat multikultur di tanah Papua.

 

Lihat juga Galeri Foto Sultan HB X



Dibaca : 4613 kali
« Kembali ke Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat

Share

Form Komentar