English Version | Bahasa Indonesia

Gelar Kerajaan / Kesultanan

  • Gelar Kebangsawanan (Kerabat / Keturunan)

    Gelar untuk Kerabat atau Keturunan Kerajaan Raja Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat bergelar Sampeyan Dalem ingkang Sinuhun Kanjeng Sri Sultan Hamengku Buwono Senapati ing Alaga Ngabdurrokhman Sayidin­ Panatagama Khalifatullah ingkang Jumeneng Kaping ... (sesuai dengan urutan bertahtanya seorang Sultan, misalnya IX, X, dan seterusnya). Permaisuri Sultan bergelar Gusti Kanjeng Ratu (GKR). Selir Sultan bergelar Kanjeng Bendara Raden Ayu (KBRAy).  Pewaris tahta Kesultanan atau Putra Mahkota bergelar Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anum Amangku Negara Sudibya Rajaputra Nalendra ing Mataram.  Anak lelaki selain Putra Mahkota dari permaisuri saat masih muda bergelar Gusti Raden Mas (GRM). Anak lelaki selain Putra Mahkota dari permaisuri saat dewasa bergelar Gusti Bendara Pangeran Harya (GBPH). Anak lelaki dari selir saat masih muda bergelar Bendara Raden Mas (BRM). Anak lelaki dari selir saat sudah dewasa bergelar ... Selengkapnya »

  • Gelar Kebangsawanan (Di Luar Kerabat / Keturunan)

    Di Luar Kerabat Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat memberikan gelar kebangsawanan kepada orang-orang di luar keluarga keraton yang dianggap berjasa dan memberikan manfaat bagi Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat pada khususnya dan bangsa Indonesia pada umum­nya. Salah satunya adalah Sugondo yang menerima gelar kebangsawanan Kanjeng Mas Tumenggung Gondohusodo (gelar di bidang kesehatan) dari Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. Pada tanggal 26 Juni 2006, Sultan Hamengku Buwono X menyematkan gelar keningratan kepada Sugondo karena penemuannya yang dinilai sangat berguna bagi masyarakat luas. Sugondo menciptakan Alat Terapi Fisik Gondo seri 8 (ATFG-8) yang mampu menyembuhkan banyak penyakit, seperti insomnia, vertigo, epilepsi, stroke, asma, diabetes, rematik, asam urat, talasemia, leukemia, dan lain-lain. Alat ini juga menjadi media terapi untuk masa pertumbuhan anak, meningkatkan kecerdasan, dan untuk olahragawan. Pada zaman ... Selengkapnya »

  • Penghargaan

    Selain memberikan gelar adat kebangsawanan kepada orang-orang di luar kerabat keraton yang dinilai berjasa, Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat juga menganugerahkan penghargaan kepada warga masyarakat sebagai bentuk apresiasi Kesultanan Ngayogyakarta Hadi­ningrat atas prestasi mereka di bidang masing-masing. Seorang ahli pembuat keris bernama Ki Empu Djeno Harum Brodjo, misalnya, pernah mendapat piagam penghargaan dari Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat atas prestasinya dalam melestarikan budaya bangsa melalui daya cipta dan kreasi keris serta membuat keris dengan keahlian dan cara-cara seper­ti empu zaman dahulu. Ki Empu Djeno Harum Brodjo juga telah membuat ratusan keris de­ngan berbagai jenis untuk memenuhi pesanan dari dalam dan luar negeri. Atas prestasinya itu, Ki Empu Djeno Harum Brodjo dinilai telah berjasa bagi pengembangan budaya nasional. Pencetus wayang kancil, Ki Ledjar Soebroto, juga mendapat penghargaan ... Selengkapnya »