Super Admin
Beranda
|
Keluar
Galeri Foto
Album
Tambah Foto
Data Foto
Video
Tambah Video
Data Video
Musik
Tambah Musik
Data Musik
Konten
Tambah Kontent
Data Kontent
Nama
:
ubah
Home
/ Komentar / Halaman Utama Administrator
Detail
Nama
: rafles
Email
:
[email protected]
Pesanty
:
Saya sangat setuju dengan bung Febrie Hastianto, hanyalah orang picik saja yang mencari sensasi belaka tanpa mengerti apa yg ditulisnya jika Sekala itu Sriwijaya. Kenapa Sriwijaya menjajah wilayahnya sendiri terbukti dengan Prasasti Palas Pasemah, prasasti di Lampung Timur sebagai tanda Sriwijya menaklukan daerah tersebut. Kalau memang Sekala ataupun orang Lampung itu pendiri Sriwijya kenapa di Lampung sampai kini banyak pendatang nya seperti Jawa, Semendo, Padang, sedangkan suku asli Lampung tidak lebih banyak jumlahnya dari pendatang itu sendiri. Secara logika jika suku Lampung itu suku tertua pasti sudah seperti suku Jawa yang anak keturunanya sudah ada di mana-mana dan mendominasi tempat yang ditinggali. Huruf Kerajaan Sriwijaya adalah Palawa Melayu Kuno sisanya masih ada di suku Ogan Lahat Semendo, Bangka, Sekayu. Jadi sangat berbeda dengan dialek Lampung maupun Komering. Bagaimana Indonesia mau maju kalo anak-anak mudanya berfikiran picik sehingga mengedepankan ego dan emosi semata dan memancing suku-suku lain angkat bicara sehingga bisa menyebabkan perpecahan?
Kembali