Sejarah Kerajaan Campa Ditelusuri
19 April 2011 11:17

Peninggalan Kerajaan Campa, Bangunan menara Po Sa Nu (Pho Hai), dekat Phan Thiet, Vietnam
Bireuen -- Jejak Kerajaan Islam Campa yang selama ini kurang terpublikasi kini mulai ditelusuri keberadaannya oleh pihak kru TV Al-Hijrah, Malaysia bersama pemerhati sejarah dan budaya Aceh, M Adli Abdullah. Penelusuran dilakukan dengan cara mendatangi lokasi bekas Kerajaan Jeumpa di Desa Blang Sepeung, Kecamatan Jeumpa, Bireuen.
“Dalam catatan sejarah, sebagian besar penduduk dan Raja Kerajaan Melayu Islam Campa di Vietnam migrasi ke Aceh karena diserang oleh Kerajaan Cina. Makanya hari ini (kemarin-red) tim TV Hijrah Malaysia bersama kami mencoba menelusuri kembali jejak-jejak Kerajaan Islam Campa di Bireuen ini, karena di kabupaten ini terdapat situs Kerajaan Raja Jeumpa, di Desa Blang Seupeung, Kecamatan Jeumpa,” kata M. Adli Abdullah, siang ini.
Menurut M. Adli, penelusuran ini mempunyai dua tujuan, yaitu penelusuran peranan Aceh dalam penyebaran Islam di Asia Tenggara dan pembuatan fllm melalui program titian ombak yang menurut rencana akan digarap dalam 13 episode. Salah satu episode nanatinya akan menceritakan jejak Kerajaan Melayu Islam Campa di Vietnam yang sudah hilang.
Berdasarkan catatan sejarah, sebagian besar penduduk beserta Raja Campa hijrah ke Aceh pada abad ke- 13 karena diserang Kerajaan Cina. Di Aceh, Raja Campa diterima dengan sangat baik oleh Kerajaan Pasai. Pada perkembangan kemudian, atas persetujuan Kerajaan Pasai, Raja Campa mendirikan Kerajaan Jeumpa yang beribukota di Desa Blang Seupeung, Kecamatan Jeumpa Bireuen.
Pengarah TV Al Hijrah Malaysia, Ustad Wan Ilyas kepada wartawan mengatakan, penelusuran jejak Kerajaan Islam Campa di Bireuen itu dilakukan pihaknya dalam rangka memelihara jejak warisan peradabaan Islam di Asia Tenggara. Hasil penelusuran jejak kerajaan Islam Campa tersebut akan dibuat dalam seri dokumenter yang akan disiarkan ke seluruh dunia. “Beberapa waktu lalu kami juga telah menggarap film dokumenter seri jejak Rasul yang selama ini diputar di seluruh dunia,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bapeda Bireuen, Ir H Razuardi Ibrahim MT, mengatakan, Pemerintah Bireuen mendukung sepenuhnya hal itu. Sikap ini sesuai dengan kapasitas beliau yang telah dikenal di kalangan masyarakat sebagai pemerhati sejarah di Bireuen.
Sumber : http://www.waspada.co.id/
Sumber foto : http://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Champa