English Version | Bahasa Indonesia

Sultan Brunei: "Indonesia hebat dalam sejarah dan era baru"

25 April 2011 15:00



Sultan Haji Sir Hassanal Bolkiah Mu'izzaddin Waddaulah

Sultan Brunai Darussalam, Haji Sir Hassanal Bolkiah Mu'izzaddin Waddaulah menerima gelar kehormatan Doktor Honoris Causa di bidang Filsafat Kemanusiaan dan Dialog Peradaban dari Universitas Indonesia (UI) pada (21/4). Disaksikan oleh civitas akademi UI, gelar kehormatan tersebut disematkan oleh Rektor UI, Prof. Dr. der Soz Gumilar Rusliwa Somantri di Balai Sidang UI.

Dalam pidato pengukuhannya, Sultan Brunei memuji kampus jaket kuning itu. Menurut Sultan ke-29 Brunei ini, UI memiliki sejarah lama yang unik. Sultan menilai, lulusan UI berwawasan dan memiliki kemahiran tinggi yang dapat memajukan pembangunan. "Saya berbesar hati, rektor UI pasti bangga punya mahasiswa seperti ini. Sebab, setiap bangsa pasti menggantungkan harapan kepada para mahasiswa," ujar Sultan.

Sultan menambahkan, hal yang sama berlaku di Brunei. Di negaranya ini, hampir separuh rakyatnya adalah generasi muda di bawah umur 35 tahun.  Secara umum, kata Sultan, Indonesia juga memiliki pendidikan tradisional unik yang melahirkan putra-putri terbaik. Dia menyebut Pangeran Diponegoro dan Mangkubumi sebagai produk pendidikan tradisional tersebut. "Indonesia hebat dalam sejarah dan era baru," ujarnya menegaskan.

Pria yang diangkat menjadi sultan pada 1961 itu memaparkan, dia dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memiliki pendirian yang sama dalam pendidikan. Hal itu sudah dibicarakan dalam lawatan SBY dua bulan lalu ke Brunei. Kedua negara akan terus meningkatkan hubungan kerja sama pendidikan. Salah satunya, Brunei memberikan beasiswa bagi 88 mahasiswa Indonesia. "Itu memang program kami untuk meluaskan pendidikan di ASEAN. Ijazah ini akan membawa arti terdalam dalam hidup saya," kata Sultan menandaskan.

Sultan Brunei Hasanah Bolkiah meraih gelar doktor Honoris Causa dalam bidang Filsafat Kemanusiaan dan Dialog Peradaban. UI menganugerahkan gelar tersebut atas kiprahnya meningkatkan kesejahteraan manusia melalui pembangunan ekonomi, pendidikan, dan peradaban.

Dalam kata sambutannya, Rektor UI memaparkan alasan pemberian gelar kehormatan, pertama, keberhasilan Sultan Hassanal Bolkiah Mu'izzaddin Waddaulah dalam meningkatkan kesejahteraan manusia melalui pembangunan ekonomi, pendidikan dan peradaban. Kedua, kreativitas Bolkiah dalam memajukan dialog peradaban dengan promosi kedalaman spiritualitas Islam sebagai nilai universal yang bisa dijadikan jembatan dalam dialog peradaban. Dan ketiga, keterlibatannya dalam mendukung terciptanya kerja sama politik regional, ASEAN, maupun internasional yang berkontribusi pada pembangunan dan memajukan perdamaian dunia.

Sumber:

  • http://kampus.okezone.com
  • http://www.detiknews.com

Sumber Foto:

  • http://kampus.okezone.com
  Share  
Facebook


« Index