Raja Bali, Gowa, dan Bone Hadiri Upacara Adat Mamuju
23 Juni 2011 13:45

Rumah Adat Mamuju
Kerajaaan Mamuju mengundang Raja Bali, Gowa, dan Bone untuk menghadiri Upacara Adat Mamuju. Perayaan upacara adat tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat ke-471. Menurut rencana, acara HUT ini akan dihelat pada bulan Juli mendatang.
Ince Rahman Thahir selaku Baligau Raja Mamuju atau penasehat Raja Mamuju menyatakan bahwa alasan diundangnya ketiga raja tersebut karena adanya hubungan emosional antara Kerajaan Mamuju dengan Kerajaan Badung Bali, Gowa dan Bone. Salah satu hubungan emosional tersebut adalah adanya ikatan pernikahan antara Putra Raja Mamuju dengan Putri Raja Badung Bali yang melahirkan Raja Mamuju.
Upacara Adat Mamuju memang menjadi bagian tak terpisahkan dalam rangkaian acara HUT Mamuju yang rutin digelar setiap tahun. Dalam setiap perhelatan acara, pihak panitia senantiasa menyuguhkan beberapa ritual atau upacara adat. Ritual atau upacara tersebut misalnya budaya Massossor Manurung, yaitu sebuah ritual membersihkan pusaka. Pusaka yang dibersihkan di antaranya adalah keris pusaka warisan turun-temurun di tanah Mamuju atau dikenal dengan nama Manakkarra. Perhelatan Massossor Manurung untuk tahun ini akan digelar di Rumah Adat Mamuju.
Selain menggelar ritual atau upacara adat, HUT Kabupaten Mamuju juga diisi dengan acara yang bersifat akademis, misalnya Sitammuju atau seminar untuk menentukan arah pembangunan di Kabupaten Mamuju. Selain seminar, jajaran anggota DPRD Mamuju juga akan menggelar sidang paripurna sebagai puncak acara kegiatan HUT Kabupaten Mamuju.
(Tunggul Tauladan/09/06-2011)
Sumber foto: http://www.virtualtourist.com/