
Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat resmi melantik Mas Asihono atau Asih (44) menjadi juru kunci Gunung Merapi menggantikan ayahnya, Alm. Mas Ngabehi Suraksohargo atau Mbah Maridjan. Asih merupakan anak ketiga Mbah Maridjan.
Pelantikan dan pemberian gelar sebagai Mas Lurah Suraksosihono ini dilakukan bersamaan dengan pelantikan 229 Abdi Dalem Kraton Ngayogyakarta yang dilakukan oleh Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, GBPH Joyokusumo di Bangsal Kasatriyan Kraton Yogyakarta, Senin (4/4). Pelantikan Asih sekaligus merupakan kenaikan pangkat dari sebelumnya berpangkat Mas Bekel Anom Suraksosihono menjadi Mas Lurah Suraksosihono.
GBPH Joyokusumo menjelaskan, para abdi dalem yang dilantik harus dapat mengemban tugas sebagai penjaga dan pelestari budaya di Yogyakarta. Kepada Asih, Joyokusumo berpesan agar senantiasa dapat menjalankan instruksi yang dijalankan oleh Sri Sultan HB X. "Juru kunci harus dapat menjadi contoh bagi masyarakat dan dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya," ujarnya.
Joyokusumo menjelaskan, pengangkatan juru kunci Merapi ini telah melalui beberapa rangkaian kegiatan yang didahului dengan pembentukan sembilan orang tim seleksi kanca sipat bupati kraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Menurutnya, tim seleksi membagi diri dalam empat kelompok yang masing-masing menyusun pertanyaan. Kelompok tersebut adalah bidang keagamaan, kebudayaan, kekratonan dan kemasyarakatan. "Yang diseleksi adalah abdi dalem laki-laki dari 18 abdi dalem juru kunci Merapi. Dari 18 kanca abdi dalem Juru Kunci Merapi, 8 kanca diantaranya wanita. Sedangkan satu kanca sudah tua dan tidak sanggup lagi diseleksi. Sehingga ada 9 kanca yang diseleksi dan kemudian dilaporkan kepada Ngarsa Dalem," imbuhnya.
Mas Lurah Suraksosihono setelah dilantik mengaku akan mengemban tugas yang diamanahkan kepadanya dengan sebaik-baiknya. Asih berjanji akan menaati semua perintah dari Sri Sultan HB X yang telah memilihnya. "Saya senang, tapi sekaligus susah juga, karena tanggung jawab ini tidak mudah. Saya berjanji untuk mengemban amanah kraton dengan baik dan senantiasa berhati-hati dalam melaksanakannya," ujar Asih.
Acara pelantikan 229 abdi dalem ini memakan waktu lebih dari dua jam. Para abdi dalem yang dilantik terdiri dari 143 Abdi Dalem Punakawan dan 86 Abdi Dalem Keprajan. Satu persatu mereka berjalan sambil bersimpuh menghadap GBPH. Joyokusumo untuk menerima Serat Kekancingan dari Sri Sultan HB X.
Dalam melaksanakan tugas sebagai juru kunci Gunung Merapi, Asih akan memimpin 17 orang Pengirit Abdi Dalem Juru Kunci Merapi. Sebagian andi dale mini merupakan masyarakat yang bermukim di sekitar Dusun Kinahrejo, Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.
Sumber: http://www.krjogja.com/